Skip to main content

Singkong Goreng Ungkep, Resep Bertahan 30 Tahun

 Nostalgia Masa Lalu

Terbawa suasana di luar rumah yang sedang hujan. Singkong Goreng Ungkep Buatan Ayah membuat rindu ini makin menjadi. Kangen kebersamaan dengan orang tua dan adik-adik, rindu suasana kampung halaman yang entah berapa lama saya belum sempatkan pulangg kampung. 

Hujan sore itu, mengantar saya masuk dapur dan melihat ada kantong belanja istri, ternyata ada beberapa potong Singkong. Muncul ide untuk membuat Singkong Goreng Ungkep Bawang Putih seperti resep buatan Ayah. Ini akan membuktikan ingatan saya apakah resep Singkong Goreng Ungkep ini benar-benar bertahan 30 tahun?

Pada waktu itu suasana yang sama yaitu turun hujan deras. Ketika Ibu sibuk menjahit baju sekolah kami yang sudah sobek termakan usia, ayah ke dapur untuk membuat singkong goreng. Singkong goreng yang tak terlupakan rasanya karena mengolah nya degan ketulusan hati dan dengan bumbu yang sangat sederhana. Seketika ayah datang dari dapur membawa singkong goreng dalam piring terasa wangi dari bumbu khas yang sangat menggoda selera. Tak lama singkong goreng lenyap terlahap ramai-ramai. Ayah menikmati dengan secangkir kopi dan kami dengan tehmanis yang ibu buatkan. 

Saya mencoba mengingat-ingat resep dan cara mengolah yang Ayah ajarkan waktu itu. Saya coba mengambil peran Ayah untuk bisa menyiapkan singkong goreng ungkep bawang putih resep dari ayah saya buat keluarga kecil saya dan bisa melepas rindu dengan kenangan masa kecil saya.

Singkong Goeng Ungkep


Resep Singkong Goreng Ungkep

Berikut ini adalah cara pengolahan singkong goreng ungkep bawang putih: Kupas Singkong lalu cuci sampai bersih, setelah itu potong kecil-kecil kira-kira seukuran jari telunjuk. Ambil bawang putih, haluskan bersama garam dan tambahkan garam secukupnya, kemudian masukkan larutan bawang-garamini kedalam wajan ( penggorengan) dan tunggu sampai mendidih. Masukkan singkong yang sudah di potong lalu tambahkan air hingga seluruh singkong terendam. kecilkan api dan tunggu hinga 15 menit, lalu matikan api dan tiriskan, jangan sampai gosong. Proses ini di namakan mengungkep. Proses berikutnya adalah menggoreng. Panaskan minyak goreng, lalu goreng sampai warna kecoklatan. Angkat dan tiriskan. 

Menikmati singkong goreng ini cocok dengan segelas kopi hangat untuk menghangatkan badan dari dinginnya cuaca. Sore itu saya bercerita kepada anak-anak dan istri bahwa kejadian yang hampir serupa saya alami sekitar 30 tahunan lalu bersama keluarga di kampung. Sejenak berdoa untuk Ayah yang sudah tiada sejak Tahun 2005 lalu dan mendoakan ibu yang saat ini di kampung sendirian menikmati hari tuanya. Semoga ibu panjang umut dan sehat serta bisa bertemu kembali dan mengulang nostalgia kami dulu suatu saat nanti. Semoga kisah kami ini bisa di alami kembali anak-anak kami nantinya. 

boleh share resep ini, kesederhanaan singkong membuktikan bahwa bahagia itu tidak perlu mahal. Jangan lupa kasih koment dan Follow karena akan banyak lagi tips, resep dan cerita lain nya di Halaman Bang Obet. 

kisah ini juga telah di muat sebelum nya di: Singkong Goreng Ungkep, Resep Bertahan 30 Tahun - Buku Kang Lintang (buku-kanglintang.com). 

Comments

Popular posts from this blog

Mumulai Untuk Bisa Diteruskan

 

BELI RUMAH DAPAT UANG BESAR?

  Mr. X Sebagai Buruh Harian Lepas kisah Beli rumah demi uang besar saya dapatkan ceritanya dari Mr. X Seorang Karyawan Perusahaan swasta  yang berdiri pada tahun 1980 an di Ibu kota provinsi. Awalnya perusahaan tersebut dari perusahaan kecil yang memiliki karyawan kurang dari 10 orang. Mr. X adalah salah satu karyawan yang bekerja di bagian lapangan dengan berjuang sampai mengucurkan keringat hampir setiap saat. Dia pekerja keras yang pantang menyerah dan tidak mudah putus asa dengan semangat yang sangat luar biasa dan bekerja dengan cerdas. Awal diterima di perusahaan tersebut tidak langsung menjadi Pegawai/Karyawan, tetapi sebagai buruh harian lepas yang akan bekerja jika ada pekerjaan dan di bayar sesuai hasl kerja nya.  Setelah melalui proses kira-kira 3 bulan sebagai buruh harian lepas dan intensitas pekerjaan mulai tinggi karena order makin besar maka Mr. X di ajukan oleh karyawan pengawas untuk menjadi karyawan kontrak yang akan di gaji secara bulanan. Pengawas la...